MERTI BUMI SERASI DESA SUSUK WANGAN KALI SURUHAN DUSUN KRAJAN TAHUN 2026
  • Home
  • Berita
  • MERTI BUMI SERASI DESA SUSUK WANGAN KALI SURUHAN D...

MERTI BUMI SERASI DESA SUSUK WANGAN KALI SURUHAN DUSUN KRAJAN TAHUN 2026

Admin Gunung Tumpeng
09 February 2026
02:03 WIB

Merti Bumi atau Merti Desa adalah tradisi turun-temurun masyarakat Jawa (khususnya Jawa Tengah/DIY) berupa upacara adat bersih desa sebagai wujud syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada leluhur atas hasil panen serta keselamatan yang diberikan. Tradisi ini umumnya melibatkan gotong royong warga, arak-arakan hasil bumi (gunungan), doa bersama, dan pertunjukan seni budaya. 

Featured Image

Poin-Poin Penting Merti Bumi/Merti Desa:

  • Tujuan utama: Ungkapan syukur atas melimpahnya hasil bumi, permohonan keberkahan, keselamatan, serta menjaga kelestarian alam.
  • Makna filosofis: Merti atau memetri berarti memelihara atau merawat (bumi), sehingga acara ini juga menjadi simbol ajaran hidup tentang pentingnya merawat lingkungan.
  • Rangkaian Kegiatan: Biasanya dimulai dengan kirab/mengarak hasil bumi, ziarah atau doa bersama di makam leluhur desa, tasyakuran (makan bersama), dan pentas seni tradisional seperti wayang kulit atau kuda lumping.
  • Waktu Pelaksanaan: Sering diadakan pada bulan Muharram (Suro) atau setelah masa panen. 

Tradisi ini berfungsi mempererat hubungan antarwarga (gotong royong) dan menanamkan nilai-nilai karakter serta budaya luhur.

Lokasi Merti Bumi Desa atau Susuk Wangan terletak di Dusun Krajan RT 003 RW 001. Pelaksanaan dimulai dengan gotong royong membersihkan Kali Suruhan setelah itu dilanjut dengan kegiatan syukuran yang dipimpin oleh Pak Kepala Desa Sutriyono, S.H. Kegiatan tersebut juga diisi dengan asal mula Kali Suruhan yang dipimpin oleh Ketua BPD Tugino. Acara selesai doa dimpimpin oleh Bapak Ahmad Sukron.